Bukan sesuatu yang serius apalagi mulia. Hanya keisengan semata, untuk meramaikan ladang dalam berbagi.
Inilah yang dilakukan bloggers untuk mengekspresikan diri: menulis, mengisahkan pengalaman dan renungan, lalu memasang gambar, memperdengarkan musik, dan mempertontonkan video.
Lantas, kalau boleh, ditambah memasang koran-koranan.
Gagasan tak bermutu itu bermula dari sini: Koran-koranan atawa Lorep Ipsum Project. Si penulis ingin merasa tertemani dalam berisengria.
Selebihnya, kalau ingin lebih jelas, silakan berdiskusi dengan Tukang Koran. Dia belum punya jingle sendiri, makanya hanya bisa bernyanyi “Aku tukang pos, rajin sekali…“
Adapun contoh pembuka adalah dummies macam ini:










Recent Comments